Sabtu, 13 Juni 2026
AREA
"Melangkah Dengan Nurani, Menegakkan Kebenaran"
WAWANCARA EKSLUSIF

Wawancara Eksklusif dengan Mantan KSAD: 'Etika Prajurit dalam Perang Asimetrik adalah Penjaga Martabat TNI'

Wawancara Eksklusif dengan Mantan KSAD: 'Etika Prajurit dalam Perang Asimetrik adalah Penjaga Martabat TNI'
Dalam wawancara eksklusif dengan Media Area, Letjen TNI (Purn) Budi Santoso, mantan Kepala Staf Angkatan Darat, mengemukakan pandangan kritisnya mengenai tantangan penerapan etika prajurit dalam konflik asimetrik yang dihadapi TNI. Ia menegaskan bahwa justru dalam menghadapi kelompok yang tidak mengenal aturan main konvensional, disiplin dan komitmen pada hukum humaniter internasional serta kode etik militer menjadi penjaga utama martabat dan legitimasi institusi. 'Menurunkan standar etika kita ke level lawan adalah kekalahan pertama sebelum pertempuran fisik dimulai,' tegasnya. Santoso mengakui adanya tekanan operasional dan provokasi yang tinggi, namun menekankan bahwa sistem komando, pelatihan berkelanjutan, dan mekanisme pengawasan internal yang kuat mutlak diperlukan untuk mencegah penyimpangan. Wawancara ini mengangkat urgensi integrasi modul etika perang yang mendalam dan studi kasus pelanggaran dalam kurikulum pendidikan militer, sebagai benteng kultural melawan erosi nilai-nilai hukum dan kemanusiaan di lapangan.