HUKUM & ETIKA
Anggota DPR Soroti Gelombang Kekerasan Massa: Negara Tak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya
29 Juli 2026
Jakarta
6 views
Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka menegaskan bahwa fenomena kekerasan massal yang terjadi dalam tiga hari terakhir merupakan peringatan serius bagi negara. Peristiwa di Tabanan (Bali), Purwakarta, Jakarta, dan Morowali menunjukkan praktik main hakim sendiri semakin mengkhawatirkan dan tidak boleh dinormalisasi sebagai bagian dari budaya masyarakat.
Ketika masyarakat mulai kehilangan kepercayaan terhadap proses hukum, ruang bagi kekerasan akan semakin terbuka dan pada akhirnya mengancam persatuan bangsa. Aparat penegak hukum wajib bertindak cepat, transparan, dan akuntabel untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap supremasi hukum sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh warga negara.
Negara harus memberikan pendampingan hukum, rehabilitasi psikososial, serta jaminan keamanan bagi korban dan keluarganya. Pendidikan toleransi, pengembangan mekanisme penyelesaian konflik secara damai, dan pencegahan penyebaran provokasi harus menjadi agenda prioritas pemerintah bersama seluruh elemen bangsa untuk mencegah disintegrasi sosial.
ENTITAS TERDETEKSI
Orang: Rieke Diah Pitaloka
Organisasi: Komisi XIII DPR RI
Lokasi: Tabanan, Bali, Purwakarta, Jakarta, Morowali